KEAKTIFAN SISWA DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR
Keaktifan siswa
dalam proses belajar mengajar,seringkali cenderung tidak selalu menghasilkan
yang baik. Setiap siswa dalam kelas memiliki sifat dan karakter yang
berbeda,sehingga guru atau pengajar harus mengetahui sifat atau karakter siswa
masing-masing.
Keaktifan siswa
dalam proses belajar mengajar harus dilakukan terus menerus,sehingga siswa
tersebut tidak merasa malas untuk aktif dalam kelas. Keaktifan setiap siswa
berbeda. Ada siswa yang aktif saat proses belajar mengajar dilakukan adapun
yang aktif ketika mengikuti kegiatan lain di sekolah. Keaktifan siswa bisa kita
amati ketika kegiatan diskusi dalam kelas. Siswa yang aktif akan bertanya
kepada pemateri apa yang dia tidak mengerti. Saya katakan demikian bukan
berarti siswa yang tidak selalu bertanya kurang aktif,mungkin ada sesuatu yang
membuat dia untuk malas bertanya.
Keaktifan siswa
dalam proses belajar mengajar harus
dituntun oleh guru atau pengajar. Mengapa saya katakan demikian,dikarenakan
apabila guru atau pengajar tersebut tidak melakukan suatu kegiatan yang memacu
keaktifan siswa dalam proses belajar mengajar maka siswa akan merasa bahwa dia sudah
mampu dalam pelajaran tersebut. Apabila,guru atau pengajar tidak menuntun siswa
dalam keaktifan belajar mengajar maka siswa tersebut akan acuh tak acuh dalam
kelas.