Minggu, 12 Juni 2016

TUGAS AKHIR ESSAY 500 KATA MENGENAI "SUKSES TERBESAR DALAM HIDUPKU"

“SUKSES TERBESAR DALAM HIDUP”
Pada waktu itu,ketika saya berada di bangku pendidikan tingkat SMP,saya mengikuti Olimpiade tingkat sekolah. Sebenarnya,saya tidak menyangka bahwa saya terpilih menjadi salah satu peserta.
Saya tidak percaya bahwa saya terpilih. Didalam kelas,saya merasa bahwa saya tidak punya kemampuan yang lebih untuk mengikuti Olimpiade tersebut. Sehari setelah saya dipilih mewakili teman-teman yang lain,saya bertemu dengan guru pembimbing saya yang nanti akan membantu saya untuk mengikuti Olimpiade tersebut.
Saya selalu dituntun dan dibimbing oleh guru pembimbing. Saya belajar dengan sungguh-sungguh dan tekun. Saya sangat merasa bangga karena bias mewakili teman-teman yang lain untuk mengikuti lomba tersebut.
Pada hari dimana lomba tersebut saya sangat gugup dan takut. Saya mengikuti lomba tersebut mewakili teman-temqan yang lain,dengan mata pelajaran Ilmu Sosial. Banyak sekali teman-teman yang berasal dari sekolah lain. Saya takut seandainya saya harus bertemu dengan mereka. Tetapi,saya harus tetap percaya diri bahwa merekapun sama dengan saya dan mungkin saya melebihi mereka.
Saya bertekat dalam hati,bahwa saya harus masuk dalam sepuluh besar. Saya akan buktikan kepada guru-guru,teman-teman yang telah mempercayakan saya untuk mengikuti lomba tersebut.
Saya mengikuti lomba tersebut selama dua minggu. Saya merasa sangat takut dan gugup. Tetapi saya percaya bahwa saya mampu melewati semuanya. Setelah hari pertama lomba saya masih memiliki beban yang masih harus saya lewati. Selama lomba kami yang mengikuti lomba menginap di hotel. Selama berada disana,saya mendapatkan banyak pengalaman.
Lomba hari ke duapun berlasung. Ketakutan sayapun datang kembali. Tetapi saya tetap perrrcaya bahwa saya bisa melawan rasa takut saya. Soal yang diberikan saya yakin bahwa saya bisa mengerjakannya. Ketika,semua telah mengumpulkan jawaban mereka,ternyata masih banyak soal yang saya belum jawab. Waktu yang tersisa lima menit. Saya sangat takut dan gugup,karena hanya saya yang belum mengumpulkan lembar jawaban saya.
Ketika keluar dari ruang ujian,saya menangis karena saya takut apabila jawaban yang saya isi di beberapa nomor soal tersebut salah. Setelah semua sudah diluar ruangan,saya pergi mencari guru pembimbing saya untuk menceritakan kejadian itu. Saya sangat takut jika guru pembimbing saya marah. Tetapi,diluar dugaan saya. Guru pembimbing,sama sekali tidak memarahi saya. Dia bangga karena saya telah berusaha keras untuk menjadi yang terbaik.
Setelah kembali ke kamar hotel masing-masing,saya mengambil buku yang saya harus belajar untuk ujian hari berikutnya. Setelah belajar beberapa jam,kami semua peserta lomba Olimpiade di harapkan berkumpul. Setiap ujian yang telah dilewati,akan diumumkan serentak setelah semua mata pelajaran di ujikan.
Ujian hari ketigapun berlangsung. Ujian ini yang akan menjadi salah satu penentu untuk masuk ke sepuluh besar. Saya takut apabila ujian ini saya tidak bisa mengerjakannya. Ujian yang sangat menegangkan. Setelah berada dalam ruangan,para pengawas segera membagikan soal dan lembaran jawab. Semua yang mengikuti lomba tersebut,sangat merasa tegang dan takut.
Ujian berlangsung selama dua jam. Semua guru pembimbing sangat mencemaskan para siswa mereka. Ketika soal demi soal saya kerjakan,saya semakin merasa takut. Saya takut apabila saya termasuk dalam peserta lomba yang tidak masuk dalam sepuluh besar.
Setiap kali saya mengerjakan soal,saya selalu melihat keluar ruangan untuk menengok guru pembimbing untuk memberikan saya semangat. Setelah beberapa menit,ujianpun telah berakhir. Saya merasa sangat lega karena sesuatu yang saya takutkan telah berlalu. Didalam hati,saya berkata bahwa walaupun ketika hasil lomba diumumkan ternyata saya tidak masuk dalam sepuluh besar,sya tetap bangga terhadap diri saya. Saya bangga karena,saya bisa mewakili teman-teman untuk mengikuti lomba tersebut.
Setelah semua ujian berakhir,hari dimana akan diumumkan hasil lomba tersebutpun tiba. Saya sangat takut. Setelah semua peserta lomb dan para guru pembimbing telah siap untuk mendengarkan hasil lomba tersebut,maka salah seorang panitia segera membacakan hasil lomba tersebut. Ternyata ada beberapa sekolah,yang harus gugur. Salah satu sekolahnya adalah sekolah yang saya wakili. Saya sangat merasa sedih,karena tidak bisa masuk sepuluh besar. Tetapi,saya tetap bangga akan diri saya karena saya bisa mengikuti olimpiade tersebut.
            Itulah “Kesuksesan Terbesar Dalam Hidup Saya”.
                                   

                                                                                    Sekian 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar